TIDAK perlu dibantah, striker merupakan pemain yang memiliki naluri tajam dalam mencetak gol. Sebagian besar gol dalam pertandingan sepakbola berasal dari kaki atau kepala seorang striker.
Memang fungsi utama striker adalah membobol gawang lawan. Namun, bukan berarti pemain yang bertugas di lini lain tidak cakap dalam mencetak gol.
Buktinya ada bek yang mampu membukukan banyak gol. Setidaknya, ada tujuh bek atau pemain bertahan yang memiliki naluri setara dengan bomber.
Berikuti tujuh bek yang memiliki naluri mencetak gol dari berbagai sumber.
1. Marcus Tulio Tanaka
Pemain kelahiran Sao Paulo 24 April 1981 ini merupakan skuad Timnas Jepang. Tanaka merupakan pemain pilar Nagoya Grampus yang berkompetisi di Liga Jepang (J. League).
Sejak terjun di sepakbola profesional, Tanaka sudah mencetak 68 gol dalam 384 pertandingan. Secara matematika, angka rata-rata pemain yang beroperasi sebagai bek tengah ini adalah 0,17 gol per pertandingan.
Memang namanya tidak setenar bek papan atas Eropa seperti Gerard Pique atau Sergio Ramos. Namun, dalam urusan menyelesaikan sentuhan akhir, naluri Tanaka tidak perlu diragukan.
2. Ian Harte
Bek kiri yang banyak malang melintang di kompetisi sepakbola Inggris ini patut dinobatkan tajam di jantung pertahanan lawan. Setiap kali ada peluang, maka Harte cekatan melesakkan bola.
Dari 404 penampilan sejak 1996, Harte sudah mengoleksi 57 gol. Artinya, angka rata-rata pilar Bournemouth ini adalah 0,14 gol per pertandingan.
Torehan gol terbanyak dalam kariernya tercipta saat membela Leeds United dengan 28 dan Carlisle United yakni 19 gol.
3. Marco Materazzi
Siapa tidak mengenal Marco Materazzi? Apalagi bila Anda mengaitkan tragedi Piala Dunia 2006. Jangkar pertahanan Timnas Italia ini terlibat gesekan dengan bintang Timnas Prancis, Zinedine Zidane.
Namun, bukan sejarah buruk yang patut diuraikan. Pemain yang banyak menghabiskan karier profesionalnya bersama Inter Milan ini juga piawai dalam mencetak gol.
Dari 404 pertandingan, bek tengah yang kini membela Chennaiyin FC tersebut sudah mencetak 57 gol. Kesimpulannya, angka rata-rata 2,79 gol per pertandingan.
4. Tomoaki Makino
Selain Tanaka, Jepang ternyata memiliki bek lain yang mematikan saat berada di lini pertahanan lawan. Pemain tersebut adalah Tomoaki Makino.
Bek tengah Urawa Red Diamonds ini sudah mencetak 20 gol dalam 140 pertandingan. Angka rata-rata pemain kelahiran 11 Mei 1987 ini adalah 0,14 gol per pertandingan.
5. Daniel van Buyten
Bek tengah Timnas Belgia ini layak diklaim memiliki naluri tajam dalam mencetak gol. Gol terbanyak tercipta kala membela Bayern Munich pada periode 2006-2014. Dalam kurun delapan tahun, ia menorehkan 20 gol.
Sejak debut profesional pada 1998, mantan pilar Marseille, Manchester City dan Hamburger SV ini mempersembahkan 64 gol dalam 476 pertandingan.
Angka rata-rata pemain kelahiran 7 Februari 1978 ini adalah 0,13 gol per pertandingan.
6. Nemanja Vidić
Namanya sangat bersinar selama mengenakan kostum Manchester United mulai 2006 hingga 2014. Dalam kurun tersebut, pemain kelahiran 21 Oktober 1981 ini menyumbangkan 15 gol.
Selain di United, pemain yang kini membela Inter Milan itu juga menunjukkan ketajamannya di Red Star Belgrade. Tercatat, 12 gol dipersembahkan.
Secara total, Vidić mengoleksi 46 gol dalam 450 pertandingan, termasuk bersama Timnas Serbia.
Angka rata-rata mantan pemain Spartak Moscow ini adalah 0,10 gol per pertandingan. Vidic juga mampu mempersembahkan gol untuk seluruh klub yang dibelanya.
7. Sergio Ramos
Ketangguhannya dalam menjaga barisan pertahanan tidak perlu diragukan. Kokohnya lini belakang Real Madrid dan Timnas Spanyol menjadi bukti.
Pemain kelahiran 21 Oktober 1981 ini ternyata tidak hanya cekatan dalam meredam serangan tim lawan. Mantan pemain Sevilla ini juga mampu membuat jaring gawan lawan bergetar.
Pemain yang beroparasi di sektor kanan pertahanan ini sudah mencetak 40 gol dalam 385 pertandingan. Angka rata-rata mantan pemain Spartak Moscow ini adalah 0,10 gol per pertandingan.
Ramos berpeluang menambah pundi-pundi golnya. Hingga kini, ia masih menjadi pilar Los Galaticos dan La Furia Roja.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar