Jumat, 18 Desember 2015
Top Score : 10 Pesepakbola Dunia Paling Arogan
Bintang-bintang sepakbola dunia tentu memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Ada yang rendah hati, jenaka, berjiwa pemimpin, bengal, dan ada juga yang congkak. Walau sebenarnya tidak hebat-hebat amat, namun tak sedikit pesepakbola yang bertingkah sombong, arogan, bahkan cenderung tak tahu diri.
So, kali ini Okezone akan coba membahas 10 pesepakbola paling arogan yang dirangkum dari berbagai sumber:
10. Juan Roman Riquelme
Tak terbantahkan kalau Juan Riquelme memang playmaker yang punya teknik kelas wahid. Nah, permainannya yang stylish dan flamboyan memang membuat banyak pihak menganggapnya sebagai pemain yang arogan dan sombong. Mantan gelandang Barcelona, Villareal, dan Boca Juniors itu memang dianggap bukan pemain pekerja keras dan bukan seorang ‘fighter’.
9. Zlatan Ibrahimovic
Siapa yang tak kenal Ibracadabra? Bomber Timnas Swedia ini haus gol, serta punya teknik dan power di atas rata-rata. Tercatat pernah membela tim-tim besar macam Ajax, Juventus, Inter Milan, Barcelona, AC Milan, dan sekarang di PSG, menjadi bukti sahih kualitasnya. So, wajar kalau penyerang berusia 34 tahun ini kerap bertingkah congkak.
Ibra pernah mengklaim kalau Piala Dunia atau Piala Eropa takkan menarik ditonton jika dirinya dan tentunya Timnas Swedia tak berpartisipasi. Masih banyak lagi quotes kontroversial dari Ibra, namun yang paling sensaional adalah ketika penyerang yang identik dengan rambut gondrong ini mengklaim dirinya sebagai Tuhan!
8. Mario Balotelli
Punya masa kecil yang kelam ditengarai membentuk karakter seorang Mario Balotelli. Dia liar, urakan, dan kerap indisipliner. Hal ini lah yang membuatnya terbuang dari banyak tim. Banyak manajer top yang tak bisa menanganinya, meskipun sejatinya Super Mario punya talenta spesial.
Bahkan manajer yang dikenal punya pendekatan bagus terhadap setiap pemain macam Jose Mourinho pun tak bisa meng-handle penyerang Timnas Italia berdarah Ghana tersebut. Indikatornya bisa dilihat dari CV sang pemain. Baru berusia 25 tahun, Super Mario tercatat sudah membela lima tim. Kini, dia membela AC Milan dengan status pinjaman dari Liverpool.
7. Cristiano Ronaldo
CR7 punya koleksi tiga gelar Ballon d’Or dan sudah memenangkan segalanya di level klub bersama Manchester United dan Real Madrid. Jadi, pantas kalau dia bertingkah arogan.
Dalam suatu kesempatan, kapten Timnas Portugal ini pernah berujar, “Banyak orang iri kepada saya karena saya tampan, keren, kaya, dan seorang pemain hebat.” Well, sedikit rendah hati tak ada salahnya, Cristiano!
6. Francesco Totti
Sang Pangeran Roma pernah mengklaim, dirinya adalah pemain terbaik nomor dua di dunia, dibelakang Lionel Messi. Well, nampaknya Totti mengalami amnesia. Dia tidak ingat ada nama-nama macam Cristiano Ronaldo, Neymar Jr, Luis Suarez, Franck Ribery, atau Eden Hazard.
Totti sendiri memang dikenal arogan dan temperamental diatas lapangan. Membela AS Roma sejak 1992 dan menjadi kapten sejak 1998, tak diragukan kalau penyerang 39 tahun yang masih aktif bermain ini merupakan ikon Tim Serigala Ibu Kota.
5. Dimitar Berbatov
Berbatov setali tiga uang dengan Riquelme. Gaya mainnya yang stylish dan flamboyan membuatnya dianggap sebagai pemain yang ‘malas’. Rekor golnya memang tak sensasional, namun Berba kerap mencetak gol-gol spektakuler dalam kariernya.
Memulai kariernya di CSKA Sofia, eks kapten timnas Bulgaria ini lalu melanglang buana bersama Bayer Leverkusen, Tottenham Hotspur, Manchester United, Fulham, hingga AS Monaco. Di usianya yang telah mencapai 34 tahun, Berba kini merapat ke Liga Yunani untuk memperkuat PAOK.
4. Ever Banega
Gelandang Timnas Argentina berusia 27 tahun ini pernah mengklaim kalau dirinya sebenarnya tidak mencintai sepakbola! Well, mungkin ini yang membuatnya terbuang dari Valencia. Pada Januari 2014, dia memang diasingkan Los Che ke klub tanah kelahirannya, Newell’s Old Boys. Beruntung, taji Banega kembali saat Sevilla memboyongnya ke Ramon Sanchez Pijzuan pada musim panas 2014.
3. Pablo Osvaldo
Penyerang Timnas Italia berdarah Argentina ini memang dikenal arogan dan kerap indisipliner. Osvaldo juga dikenal tidak loyal, dia tercatat sudah membela 12 klub dalam karier profesionalnya.
Masih jelas di ingatan ketika Osvaldo dibeli klub Premier League, Southampton, dengan mahar 15,1 juta euro dari AS Roma pada musim panas 2013. Well, Osvaldo boleh congkak dan bermulut besar, namun kakinya sama sekali tak berbicara di Inggris. Baru enam bulam merumput di St. Mary, penyerang 29 tahun ini langsung dipinjamkan ke Juventus.
Di musim 2014-2015, Osvaldo lagi-lagi dipinjamkan ke Inter Milan. Sayang dibanding menampilkan permainan apik, dia justru menciptakan kontroversi. Osvaldo ribut dengan rekan setimnya, Mauri Icardi. La Beneamata pun mengembalikan sang pemain ke klub pemilik. Alih-alih kembali menampung, Soton justru kembali meminjamkan Osvaldo, kali ini ke Boca Juniors.
The Saints akhirnya memutus kontrak Osvaldo musim panas lalu. Beruntung, raksasa Portugal, FC Porto bersedia memboyongnya dengan free transfer.
2. Adel Taarabt
Taarabt pernah digadang-gadang sebagai Lionel Messi-nya Timnas Maroko. Sayang, tingkah bengal pemain berusia 26 tahun ini di luar lapangan membuatnya kerap berganti-ganti klub. Memulai karier di Ligue 1 bersama Lens, Taarabt juga pernah berkiprah di Premier League bersama Tottenham Hotspur, QPR, hingga Fulham.
Sempat merapat ke Serie A bersama AC Milan dengan status pinjaman, Taarabt kini berlabuh di Liga Portugal untuk membela panji Benfica.
1. Nicklas Bendtner
Tong kosong nyaring bunyinya, itulah sosok Nicklas Bendtner. Dianggap tidak cukup hebat untuk memperkuat klub sebesar Arsenal, Bendtner pernah diboyong Juventus pada musim 2012-2013 dengan status pinjaman. Well, nyatanya Bendtner hanya jadi pesakitan di Serie A. Dia cuma mencatatkan sembilan penampilan dengan nihil gol bersama Si Nyonya Tua.
Bendtner lalu merapat ke VLF Wolfsburg pada musim panas 2014. Namun, sepanjang musim lalu dan di awal musim ini, penyerang 27 tahun ini praktis memang hanya jadi pelapis nama-nama macam Bas Dost, Andre Schurrle, Max Kruse, hingga Julian Draxler.
Pernah mengklaim dirinya sebagai ‘Lord Bendtner’ dan pantas masuk jajaran nominasi Ballon d’Or, tak salah memang kalau bomber Timnas Denmark ini dicap sebagai pemain bermulut besar.
(rul)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar