Sabtu, 26 Desember 2015
Southampton Kubur Arsenal di Saint Mary
SOUTHAMPTON – Satu lagi tim papan atas Premier League yang tumbang di Boxing Day. Arsenal harus tertunduk malu setelah dibantai empat gol tanpa balas oleh Southampton pada pertandingan yang berlangsung di Saint Marry Stadium, Minggu (27/12/2015) dini hari WIB.
Sejatinya pasukan Arsene Wenger mampu menguasi jalannya pertandingan terbukti dengan 65% penguasaan bola. Namun Soton bermain lebih efektif. Meski hanya mencetak satu gol di babak pertama, pasukan Ronald Koeman mengamuk di babak kedua dengan mencetak tiga gol tambahan.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Ingin melanjutkan momentum, Arsenal mencoba membuka peluang di menit-menit awal. Pertandingan baru berjalan tiga menit, Oliver Giroud sudah menebar ancaman lewat sundulannya memaksimalkan sepak pojok. Namun tandukannya masih melambung di atas mistar.
Selepas peluang tersebut, tuan rumah mengambil alih permainan. Pasukan Ronald Koeman terus menekan pertahan The Gunners yang digawangi Per Mertesacker.
Hasilnya, Soton mampu mencetak gol pertama di menit 19. Mendapat bola liar, Cuco Martina yang tanpa kawalan langsung melesakan bola melengkung dari luar kotak penalti yang gagal dijangkau Petr Cech.
Unggul satu gol, Soton semakin bernafsu untuk memburu gol kedua. James Ward, melakukan penetrasi ke daerah bertahan Arsenal. Namun tembakannya masih menyamping di kanan gawang.
Arsenal coba keluar dari tekanan. Hector Bellerin memberikan umpan ke kotak penalti di mana ada seorang Giroud yang menanti. Sayang umpan tersebut masih mampu dipatahkan barisan bertahan The Saint.
Menit 38 giliran Theo Walcott yang melakukan percobaan. Melewati seorang pemain, Walcott melesakan bola kearah gawang. Namun Marteen Stekelenburg masih dapat mengamankan gawangnya dari kebobolan.
Kedua tim saling jual beli serangan hingga babak pertama berakhir. Tapi tidak ada satu pun yang berbuah gol baik di kubu Southampton maupun Arsenal.
Babak Kedua
Soton masih mendominasi permainan di awal babak kedua. Mendapat kesempatan memperlebar keunggulan dari tendangan bebas. Jordy Clasie memberikan umpan ke kotak penalti, Virgil van Dijk berhasil memenangkan duel udara dan memasikan bola ke gawang Cech. Namun gol tersebut harus dianulir karena Van Dijk terlebih dahulu terperangkap offside.
Shane Long membawa Southampton menjauh setelah mencetak gol di menit 54. berawal dari kerjasama satu dua dengan Sadio Mane,Shane Long yang berdiri bebas tinggal menceploskan bola untuk membawa Soton unggul 2-0 atas Arsenal.
Tidak ingin kehilangan muka, Arsenal mencoba keluar dari tekanan. Namun beberapa kali percobaan dari Walcott maupun Giroud belum mampu membahayakan gawang Stekelenburg. Hingga 66 menit waktu normal, The Gunners masih teringgal 0-2.
Sejatinya Arsenal lebih unggul atas penguasaan bola dengan 66%. Tapi Soton lebih bisa memanfaatkan keadaan dan menciptakan peluang demi peluang.
Arsenal kian terbenam di Saint Mary Stadium setelah Jose Fonte mencetak gol ketiga bagi Southampton di menit 69. Melalui skema tendangan penjuru, Ryan Bertrand mengirim umpan ke kotak penalti. Jose yang berada di antara pemain Arsenal, Fonte langsung menyundul bola.
The Gunners mendapat peluang memperkecil ketertinggalan di menit 79 melalui Mesut Ozil. Ozil yang maju sebagai algojo tendangan bebas mengarahkan bola ke jantung pertahanan The Saint. Namun mampu diamankan dengan baik oleh Stekelenburg.
Dipenghujung laga Shane Long benar-benar menghadirkan mimpi buruk bagi Arsenal. Berhasil melepaskan diri dari kawalan Koscielny dan Monreal, Shane Long menghukum Cech dengan golnya yang memaksa laga berkesudahan dengan kedudukan 4-0.
Susunan Pemain
Southampton: Marteen Stekelenburg; Cuco Martina, Jose Fonte, Virgil van Dijk, Ryan Bertrand; Victor Wanyama, Jordy Clasie (Oriol Romeu ’67); James Ward-Prowse (Dusan Tadic ‘71), Steven Davis, Sadio Mané (Juanmi ‘81); Shane Long.
Arsenal: Petr Cech; Nacho Monreal, Per Mertesacker, Laurent Koscielny, Hector Bellerin; Aaron Ramsey, Flamini (Chambers ’74); Joel Campbell (Oxlade-Chamberlain ’64), Mesut Ozil, Theo Walcott (Alex Iwobi ’78); Oliver Giroud.
(rzs)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar